Mahasiswa Asal Probolinggo Jadi Korban Tabrak Lari di China, Pelaku Beri Santunan Rp1,8 Miliar

Antara
Jenazah Muhammad Rendra Sampurna Wijayadi (21), telah dimakamkan di lokasi permakaman Islam di Xianyang, Provinsi Shaanxi, China. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Hatim dalam percakapan telepon dengan Atdikbud itu menyatakan akan menggunakan sebagian uang santunan tersebut untuk membangun musala di lingkungan sekitar PP Mambaul Ulum, Paiton. Rendra diketahui menimba ilmu agama di sana sebelum melanjutkan pendidikan sarjananya di wilayah barat China itu.

"Saya sudah berembuk sama istri, rencana mau dibuatkan musala di pondoknya Rendra," tutur Hatim yang dalam telepon itu didampingi ibunda korban, Ismaimunah.

Kasus kematian warga negara asing di Kota Xianyang merupakan yang pertama kali dalam 40 tahun terakhir. Karena rumitnya proses pengiriman jenazah dari Xianyang ke Paiton di tengah pandemi Covid-19, pihak keluarga akhirnya mengikhlaskan korban dimakamkan secara Islami di Xianyang.

Pengurus masjid di Xianyang bersedia memberikan lahan permakamannya karena juga mengenali korban yang rajin beribadah di masjid tersebut. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dramatis Pengejaran Avanza Tabrak Lari di Tarakan, Berakhir Setelah Tabrak Tiang

57 tahun lalu

Kabur Usai Tabrak 4 Motor, Pengemudi Avanza di Tarakan Diamuk Warga Usai Tertangkap

57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

57 tahun lalu

Waspada Melintas di Jalan Nasional Probolinggo–Situbondo, Ada Kawanan Monyet Berkeliaran

57 tahun lalu

Buron 10 Hari, Sopir Truk Tabrak Lari Tewaskan 3 Pelajar di Jombang Ditangkap di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal