Lindungi Petani, Gubernur Khofifah Harus Tolak Beras Impor Masuk Jatim 

Rahmat Ilyasan
Anggota DPD Ahmad Nawardi (istimewa)

Namun, itu pun harus dilakukan pengawasan ketat. Sebab, jangan sampai, beras untuk tujuan Indonesia timur justru bocor dan beradar di Jatim. "Jangan malah digunakan sebagai pintu untuk menurunkan sebagian ke pasar Jatim secara sembunyi sembunyi," katanya. 

Meski begitu, Nawardi tetap berharap tidak ada bongkar muat beras impor di Wilayah Jatim. Hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan beras impor tersebut bocor dan beredar di masyarakat. 

"Kayak jamannya pakde Karwo (Gubernur Jatim Soekarwo) dulu, kan tegas menolak beras impor masuk atau merembes ke Jatim. Akhirnya dialihkan pembongkarannya. Itu menurut saya cara melindungi petani di Jatim," katanya. 

Nawardi mengingatkan, Jatim merupakan lumbung pangan nasional. Karenanya, dia mewanti-wanti agar kondisi tersebut tidak terganggu dengan masuknya beras impor. "Butuh keberpihakan pemerintah provinsi untuk menjaga semua ini," katanya. 

Lebih jauh, alumni UIN Sunan Ampel ini juga berharap Satgas Pangan milik Provinsi Jatim juga aktif melakukan pengawasan di lapangan. Jangan sampai beras impor tersebut masuk dan beradar luas di provinsi ini. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ketua DPW Perindo Sulut Serahkan SK Sekaligus Resmikan Sekretariat DPD Minahasa Utara

57 tahun lalu

Ini Strategi Rohmi-Firin Pertahankan NTB sebagai Lumbung Pangan Nasional

57 tahun lalu

Daftar 17 Bakal Calon Kepala Daerah di Sumut yang Diusung Golkar

57 tahun lalu

Jelang Munas Golkar, DPD Jabar Dukung Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum

57 tahun lalu

Real Count KPU, 3 Caleg Incumbent DPD Dapil Lampung Urutan Teratas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal