Lindungi Petani, Gubernur Khofifah Harus Tolak Beras Impor Masuk Jatim 

Rahmat Ilyasan
Anggota DPD Ahmad Nawardi (istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Rencana pemerintah mendatangakan beras impor sebanyak 1 juta ton menuai reaksi banyak pihak di Jawa Timur, salah satunya anggota DPD asal Jatim Ahmad Nawardi.  Dia berharap pemerintah provinsi Jatim mengambil sikap tegas, menolak impor beras tersebut masuk Jatim. 

Desakan disampaikan karena impor besar bisa mengancam kelangsungan hidup petani di Jatim. Sebab, harga beras akan jatuh dan petani merugi.  "Maka usul kami, Gubernur Jatim Khofifah harus tegas menolak beras impor masuk Jatim. Sikap tegas Gubernur ini diperlukan untuk melindungi petani di Jatim," katanya, Jumat (19/3/2021). 

Menurut Nawardi, sampai saat ini Jatim masih surplus beras. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, surplus beras jatim di tahun 2020 yang mencapai 1,50 juta ton beras. "Kalau sampai ada beras impor masuk tentu ini mengancam petani," kata Ketua Himpunan Kerukunan Tani (HKTI) Jatim ini. 

Mantan aktivis PMII ini mengatakan, di hampir seluruh daerah, petani selalu mengeluh beras hasil panen mereka tidak terserap. Kalaupun terserap, harganya jatuh hingga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). 

Karena itu, dia meminta realita ini menjadi pertimbangan pemerintah provinsi. Caranya, dengan menolak beras impor masuk. "Kalau hanya transit saya tidak masalah. Misalnya masuk Jatim tapi tujuan akhirnya di Indonesia timur. Sebab, di sana memang masih kekurangan," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ketua DPW Perindo Sulut Serahkan SK Sekaligus Resmikan Sekretariat DPD Minahasa Utara

57 tahun lalu

Ini Strategi Rohmi-Firin Pertahankan NTB sebagai Lumbung Pangan Nasional

57 tahun lalu

Daftar 17 Bakal Calon Kepala Daerah di Sumut yang Diusung Golkar

57 tahun lalu

Jelang Munas Golkar, DPD Jabar Dukung Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum

57 tahun lalu

Real Count KPU, 3 Caleg Incumbent DPD Dapil Lampung Urutan Teratas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal