Dalam tragedi ledakan petasan Situbondo ini, dua korban tewas yakni Supriyadi (50), meninggal setelah tertimpa reruntuhan bangunan roboh. Abdurrahman (15) meninggal akibat luka bakar.
Ledakan dahsyat tersebut juga menghancurkan rumah milik Kulsum (60) serta merusak belasan rumah warga di sekitar lokasi.
Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan mengatakan, polisi masih terus mendalami kronologi pasti ledakan petasan tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi.
"Kami telah memeriksa 11 orang saksi tentang insiden ledakan tersebut, mereka merupakan tetangga atau warga sekitar ledakan," katanya.
Menurutnya, kronologi lengkap belum dapat disampaikan karena beberapa korban masih mengalami trauma. Identitas lima korban luka bakar yang masih dirawat yakni Samsul (22), Kulsum (60), Riko (25), Fino (25) dan Faiz (20). Kondisi mereka dilaporkan berangsur membaik.