BEIJING, iNews.id - Ledakan toko petasan di China menewaskan sedikitnya 12 orang, Rabu (18/2/2026). Peristiwa itu terjadi di toko petasan Kota Zhengji, Provinsi Hubei.
Otoritas setempat menyatakan, ledakan terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Ledakan memicu kebakaran yang melumat bangunan radius 50 meter perseg di lokasi.
Petugas tanggap darurat mengendalikan api sekitar pukul 15.30. Setelah penyisiran, petugas menemukan 12 jenazah yang identitasnya belum diketahui.
Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan.
Sebelumnya toko petasan di Kota Donghai, Provinsi Jiangsu, China, meledak pada Minggu (15/2/2026), menewaskan 8 orang dan melukai 2 lainnya.
Pejabat pemerintah Donghai mengatakan ledakan disebabkan warga yang menyalakan kembang api di dekat toko tersebut.
Kementerian Manajemen Darurat (MEM) China mendesak semua wilayah untuk memperkuat pengawasan terkait produksi, transportasi, penjualan, dan penggunaan kembang api untuk mencegah ledakan tersebut terulang.
Diketahui, menyalakan kembang api saat Tahun Baru Imlek merupakan tradisi yang dilakukan masyarakat China. Namun, banyak tempat telah melarang kembang api dalam beberapa tahun terakhir dengan alasan polusi udara.