Lebaran Idul Fitri Diprediksi Berbeda, Ini Penjelasan Ilmiah Tim Astrofotografi UB 

Avirista Midaada
Penampakan bulan 1 Syawal. (istimewa).

MALANG, iNews.id - Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah diperkirakan mengawali awal puasa Ramadhan di hari yang sama, yakni 23 Maret 2023. Sementara untuk Lebaran Idul Fitri, dua organisasi Islam terbesar di Indonesia ini kemungkinan berbeda. 

Perwakilan Tim Astrofotografi Universitas Brawijaya (UB), Eka Maulana, mengatakan, berdasarkan metode hisab, 1 Ramadhan akan jatuh pada hari Kamis 23 Maret 2023 dengan posisi ketinggian hilal pada hari Rabu mencapai 7 derajat di Kota Malang. Sedangkan menurut metode rukyatul hilal dengan kriteria imkanur rukyat 1 Ramadhan 1444H diprediksi jatuh pada hari yang sama, yakni Kamis, 23 Maret 2023.

"Dengan kemungkinan bulan dapat dilihat terutama di Indonesia bagian barat jika langit cerah dengan tinggi hilal mencapai 8 derajat dan sudut elongasi lebih dari 9 derajat di kota Sabang pada hari sebelumnya," katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sengketa Lahan SMP-SMK Muhammadiyah Bungoro Pangkep, Ahli Waris Segel Sekolah

57 tahun lalu

Atap Kelas MTs Muhammadiyah di Sragen Ambrol, Belasan Siswa dan Guru Terluka

57 tahun lalu

ASN di Asahan Berlarian Masuk Kantor Bupati, Panik Terlambat Apel Perdana usai Lebaran

57 tahun lalu

Kisah Haru Perjuangan Satgas Damai Cartenz di Kiwirok, Tak Mudik Lebaran Demi Jaga NKRI

57 tahun lalu

Penumpang Kereta Api Membeludak di Semarang saat Lebaran, Tembus 125.265 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal