Kronologi Guru Honorer di Malang Jadi Tersangka Aniaya Siswa, Diawali Korban Tak Salat Subuh

Avirista Midaada
Guru honorer SMP swasta di Kabupaten Malang ditetapkan sebagai tersangka usai menampar siswanya karena tidak salat subuh. (Foto: Avirista Midaada).

"Siswanya sempat ditegur karena berbicara tidak pantas, cuma versi siswanya dia berbicara tidak pantas bukan untuk gurunya tapi untuk temannya. Ditegur terus ada penamparan kemudian keluarga korban lapor," kata Dicka Ermantara saat dikonfirmasi terpisah.

Sejauh ini polisi masih melakukan penyidikan dan berupaya melakukan langkah restorative justice atau upaya pendekatan untuk menyelesaikan konflik hukum dengan menggelar mediasi di antara korban dan tersangka.

"Sebenarnya ada unsur kesalahpahaman, makanya kita berusaha untuk gimana cari jalan tengahnya. Guru ingin memberikan edukasi, harusnya sesuatu yang tidak diucapkan tapi mungkin tindakan yang dilakukan berlebihan," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
24 jam lalu

Arena Sabung Ayam Tersembunyi di Singosari Malang Dibongkar dan Dibakar Polisi

22 hari lalu

Pesan WA Terakhir Siswa Korban Perundungan di Lumajang kepada Kakak: Mengeluh Sakit Hampir Mati

23 hari lalu

Perundungan Berujung Maut, Siswa SMP di Lumajang Tewas Dipukul gegara Sampah

28 hari lalu

Viral Siswa SMP di Semarang Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Polisi Turun Tangan

1 bulan lalu

Siswa SMP Jadi Korban Perundungan Kakak Kelas di Sekolah, Sang Ibu Minta Keadilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal