Berdasarkan video amatir warga, api berkobar cukup besar tak bisa dipadamkan. Hembusan angin yang kuat membuat api dengan cepat meluas dan menghanguskan beragam mainan plastik di dalam toko milik orang tua korban, Muhammad Shoim (49) dan Khusnul Khotimah (40).
Pulihan warga di sekitar lokasi kejadian telah bergotong royong membantu memadamkan api. Namun, upayanya mereka gagal. Api baru berhasil dipadamkan setelah tiga unit pemadam kebakaran dari dari unit PMK Lakarsantri Surabaya dan Pemkab Gresik datang ke lokasi.
"Api pertama kali bersumber dari korek api yang dimainkan korban. Saat itu korban sudah diingatkan kakaknya untuk tidak bermain korek api. Tetapi masih saja bermain, hingga akhirnya mengenai benda mudah terbakar," kata Kapolsek Menganti AKP Tata Sutisna.
Tata mengatakan, insiden kebakaran terjadi saat kedua orang tua korban pergi ke masjid. "Waktu itu kedua anaknya ditinggal untuk jaga toko. Tapi ternyata malah terjadi musibah itu," ujarnya.
Atas kasus ini aparat kepolisian masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk meminta keterangan kedua orang tua korban.