Korban Pemerkosaan Ayah Kandung, Paman dan Kakek di Madiun Bertemu Ibu, Saling Peluk dan Menangis

Arif Wahyu Efendi
Tangkapan layar saat korban pemerkosaan ayah kandung, paman dan kakek bertemu ibunya. (Arif Wahyu Efendi).

Sejak saat itulah dia putus komunikasi dengan anaknya (korban). Apalagi, sejak dia merantau ke luar negeri. Karena itu dia tidak bisa memantau pertumbuhan korban dengan beragam  kondisinya. 

"Pernah saya mendengar curhatan anak saya lewat telepon tentang tindakan kejam dan bejat suami dan keluarga besarnya. Tetapi saya tidak bisa berbuat apa-apa. Apalagi, saya ini orang tidak punya," katanya. 

Karena itu, begitu ada kabar anaknya telantar, ditolong orang hingga melaporkannya ke polisi, dia merasa lega. Sebab, ada harapan anaknya mendapat keadilan dan para pelaku dihukum. 

"Saya minta keadilan buat anak saya. Saya minta mereka dihukum berat. Sebab, telah berbuat tidak senonoh pada darah dagingnya sendiri," katanya sambil menangis. 

Diketahui gadis di Madiun diperkosa ayah, paman dan kakeknya secara bergiliran. Perbuatan bejat itu dilakukan ketiga pelaku setiap hari sejak 1 hingga 5 Agustus lalu. 

Akibat perbuatan itu, korban kabur dari rumah dan hidup telantar dari masjid ke masjid. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bejat! Ayah Perkosa Anak Kandung Berulang Kali di Sidoarjo, Korban Dipaksa Minum Pil KB

57 tahun lalu

Tok! Kakek Pemerkosa 5 Bocah di NTT Divonis 18 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Polisi Tembak Begal Sadis di Bandung, Korban Perempuan Diperkosa dan Diancam Pisau

57 tahun lalu

Biadab! Remaja di Makassar Perkosa dan Bunuh Bocah 12 Tahun usai Nonton Video Porno

57 tahun lalu

Bejat! Mantan Caleg Gagal di Cirebon Cabuli Kakek Berkali-Kali, Ancam Sebar Video

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal