Kisruh Pilkades Bangkalan, Polisi Amankan Puluhan Celurit dan Parang di Depan Pendopo

Taufik Syahrawi
Tangkapan layar saat polisi menyita berbagai sajam yang disimpan pelaku dalam mobill. (Taufik Syahrawi).

Karena itu polisi cepat bertindak. Sebab, dikhawatirkan senjata tersebut digunakan untuk menyerang seseorang atau kelompok yang menjadi lawan politik mereka. 

Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Bangkit Dananjaya mengataka, pengamanan puluhan sajam dan warga tersebut dilakukan sebagai antisipasi dini atas terjadinya insiden lebih buruk. "Kami tidak ingin terjadi sesuatu, sehingga kami amankan. Mereka pendukung calon kepala desa di salah satu kecamatan," katanya. 

Apalagi, tindakan membawa senjata tajam juga bertentangan dengan aturan, yakni Undang-Undang Darurat, Nomor 12 Tahun 1951. Tindakan tersebut bisa memicu tindak kriminalitas. 

Diketahui, kisruh pilkades di Desa Banyoneng Laok, Bangkalan terjadi beberapa hari lalu. Bahkan, pihak keamanan dari TNI-Polri sampai harus mengevakuasi beberapa kotak surat suara beserta panitia pemilihan dari lokasi.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Kakak Ipar, Korban Sempat Jabat Tangan Pelaku

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

57 tahun lalu

9 Remaja Diduga Serang Polisi di Eks MTQ Kendari Ditangkap

57 tahun lalu

Konvoi Bawa Celurit dan Pedang, 4 Anggota Geng Motor Banyuwangi Ditangkap

57 tahun lalu

Beli Sajam Corbek via Instagram, Pelajar 16 Tahun di Semarang Ditetapkan sebagai Pelaku Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal