Kisah Sayuti Melik, Pengetik Teks Proklamasi yang Nyaris Dieksekusi Kaum Nasionalis

Solichan Arif
Sayuti Melik sang pengetik naskah teks Proklamasi Kemerdekaan RI nyaris dieksekusi kaum Nasionalis di Jawa Tengah. (Foto: ist)

Benturan sosial tak terhindarkan hingga Wongsonegoro memerintahkan Sayuti Melik memastikan situasi sosial politik di Pekalongan.

“Sayuti Melik bersama Subandrio dan Hugeng kemudian mendapat tugas dari Gubernur Jawa Tengah untuk mengunjungi karesidenan Pekalongan,” dikutip dari buku S.K Trimurti Pejuang Perempuan Indonesia (2016).

Nahas. Saat bersama KH Iskandar Idris, yakni komandan resimen 17 TKR (Tentara Keamanan Rakyat) dan Kiai Bisri untuk menemui Kutil, seorang jagoan di Tegal, mobil yang ditumpangi Sayuti Melik diadang sekelompok pemuda.

Sayuti dan kedua rekannya diseret keluar dari mobil dengan mata tertutup. Dengan tangan terikat, mereka digelandang menuju kantor bekas BKR Ujung Rusi dan diperlakukan kasar.

Para pemuda mengira Sayuti Melik dan dua rekannya yang kemudian dibawa ke AMRI Slawi merupakan petugas Pangreh Praja yang hendak kabur.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Monumen Kebulatan Tekad di Rengasdengklok Karawang, Abadikan Sejarah Kemerdekaan Indonesia

57 tahun lalu

Sejarah Mata Uang Indonesia ORI, Lahir Setahun setelah Proklamasi Kemerdekaan

57 tahun lalu

78 Penyelam TNI-Polri Gelar Upacara Detik-Detik Proklamasi di Dasar Laut Gili Kondo NTB 

57 tahun lalu

Kisah Fatmawati Menangis Haru usai Pembacaan Teks Proklamasi 17 Agustus 1945

57 tahun lalu

Pidato Menggetarkan Soekarno saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal