Kisah Kesaktian Ken Arok, Selamat dari Pengeroyokan Warga Satu Kampung

Avirista Midaada
Patung Ken Arok, pendiri kerajaan Singasari. (istimewa).

Konon nama Tapawangkeng maupun Tapa Palet dalam Tantu Panggelaran dikatakan hidup di Daha pada zaman pemerintahan Sang Prabhu Taki. Tokoh Tapawangkeng disebut pada awal cerita tentang Ken Arok. 

Tapawangkeng menjadi perantara anak janda dari Jiput untuk kelahirannya kembali di daerah sebelah timur Gunung Kawi. Dengan kata lain ia lahir kembali sebagai Raja Rajasa pendiri Kerajaan Tumapel yang terletak di sebelah timur Gunung Kawi.

Anak janda dari Jiput itu juga sanggup menjadi tumbal, asalkan jika hidup kembali dunia, menjadi orang yang lebih baik lagi. Tapawangkeng mohon kepada dewa supaya permintaan anak itu dikabulkan. Dalam kehidupan kembali anak janda dari Jiput memilih tempat di sebelah timur Gunung Kawi.

Tempat itu konon menjadi tempat dilahirkan dan dibesarkannya Ken Arok, yang kemudian menjadi raja di Tumapel dan mengambil nama abhiseka Sri Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi. Demikianlah anak janda dari Jiput itu lahir kembali menjadi Ken Arok. Ken Arok lahir di desa Pangkur.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

8 Orang Ditangkap Kasus Pengeroyokan di Lahan Sengketa Gowa, 4 Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Prostitusi Online di Hotel Manado Berujung Pengeroyokan dan Penikaman, 16 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Viral Video Pengeroyokan di Batam, 6 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Dugaan Pengeroyokan di Bantul, Polisi Temukan Fakta Berbeda

57 tahun lalu

Sapa Teman Berujung Pengeroyokan di Bantul, 5 Orang Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal