Kisah Kesaktian Cambuk Kiai Samandiman yang Usir Lahar Kelud

Solichan Arif
Pesarean Eyang Djojodigdan di Kota Blitar, Jawa Timur. (foto: iNews/Solichan Arif)

Sebelumnya pada tahun 2008, erupsi Kelud memunculkan kubah (anak kelud). Letusan dahsyat Kelud juga berlangsung pada tahun 1965 dan tahun 1990. 

Material batu mencelat ke angkasa, dan saat jatuh meluluh lantakkan banyak bangunan rumah. Tidak sedikit warga yang tewas akibat tertimpa material atau tertindih bangunan rumah. Namun warga yang mengungsi di kediaman Eyang Djojodigdo, selamat.

“Hanya hujan debu. Tidak sampai ada lahar,” kata Mbah Lasiman yang sudah sebelas tahun menjaga Djojodigdan.

Djojodigdan merupakan nama kediaman Patih Kadipaten Blitar Raden Mas Ngabehi Pawadiman Djojodigdo atau Eyang Djojodigdo. Konon Djojodigdo memiliki cemeti atau cambuk sakti bernama Kiai Samandiman yang mampu mengusir lahar Kelud.

Pernah suatu ketika lahar hendak menerjang pendopo Djojodigdan. Namun ajaib, begitu Kiai Samandiman dilecutkan, lahar panas tiba-tiba menyingkir dengan sendirinya. 

“Eyang juga rutin menggelar ritual rampogan macan sebagai tolak balak amukan Kelud,” tutur Mbah Lasiman.

Pawadiman Djojodigdo lahir 28 Juli 1827 di Kulon Progo, Yogyakarta. Dia lahir di tengah berkecamuknya Perang Jawa (1825-1830). Kartodiwirjo, ayah Djojodigdo seorang Adipati Nggetan, Kulon Progo yang bergelar Raden Mas Tumenggung (RMT). RMT Kartodiwirjo berpihak kepada Diponegoro, dan bahkan turut bergerilya. 

Penangkapan Pangeran Diponegoro oleh Belanda membuat karir Kartodiwirjo di pemerintahan berakhir. Sebagaimana nasib pengikut Diponegoro yang lain. 

Kolonial Belanda juga memburunya. Pawadiman Djojodigdo yang masih berumur belasan tahun, tumbuh mandiri. Dia menempa diri dengan menempuh laku riyadhoh (tirakat) serta berkelana. Dia berguru kepada orang–orang yang memiliki kemampuan spiritual termasuk kepada Eyang Jugo atau Mbah Jugo.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga Berdatangan ke Jalur Lahar Gunung Semeru, Penasaran dengan Dampak Erupsi

57 tahun lalu

Misteri Hayam Wuruk Naik Tahta: Raja Majapahit Termuda Lahir saat Letusan Gunung Kelud!

57 tahun lalu

5 Gunung yang Dianggap Suci di Jatim, Acuan Kerajaan Masa Lampau Dirikan Istana

57 tahun lalu

Pasangan Gay di Banda Aceh Dihukum Cambuk 82 dan 78 Kali di Depan Umum

57 tahun lalu

Pasangan Gay yang Ketangkap Warga Berhubungan Badan di Banda Aceh Divonis 85 Kali Cambuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal