Kisah Kerajaan Mataram Berhasil Kuasai Surabaya Usai Racuni Sungai Brantas

Avirista Midaada
Raja Kesultanan Mataram, Sultan Agung menggunakan senjata biologis untuk menaklukkan Kadipaten Surabaya. (Foto: Wikipedia/Basoeki Bawono)

Sultan Agung kemudian menyusun taktik untuk membendung Sungai Brantas. 

Tak cukup di situ pasukan Mataram membatasi pasukan air ke kota dan meracuni sisa pasokan air dengan menggunakan bangkai binatang.

Pengepungan di darat juga turut dilakukan, hal ini membuat Surabaya kekurangan makanan dan perlengkapan hidup lainnya. Tercatat hanya rute laut ke Makassar yang terbuka dan bisa dimanfaatkan untuk menyalurkan logistik dan keperluan hidup lainnya. 

Pengepungan ini konon membuat efek besar bagi Surabaya dan masyarakatnya. Kelaparan akut konon terjadi di Surabaya, maka Jayalengkara Adipati Surabaya saat itu memanggil dewan bangsawan kota.

Saat Surabaya tidak bisa lagi bergerak akibat pengepungan Mataram yang sedemikian rapatnya, maka Adipati Jayalengkara akhirnya terpaksa menyerah. Sultan Agung pun berhasil menaklukkan Surabaya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Truk Tangki dan Motor di Surabaya, 1 Orang Tewas 1 Luka

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal