Sementara usai menyaksikan cahaya terang yang meninggalkan makam Bung Karno, hati Baby mendadak sedih. Rasa duka yang datang tiba-tiba tanpa dia tahu sebabnya.
Ada perasaan kehilangan, lalu Baby bersemedi (meditasi) mencari jawaban. Dengan caranya, Baby mengatakan mengetahui makam Bung Karno di Blitar itu telah kosong.
"Bukan dalam arti kosong lahiriah, tetapi secara batiniah," Andjar Any dalam "Misteri Mistik Bung Karno".
Yang Baby rasakan, roh Bung Karno telah berpindah ke Batu Tulis Bogor, dekat Istana Hing Puri Bima Sakti (Istana Batu Tulis) Bogor. Spekulasi sontak berkembang dan sekaligus menghubungkan dengan surat wasiat yang pernah ditulis Bung Karno.
Soal kematian dan pemakaman, dalam surat wasiatnya 6 Juni 1962, Bung Karno menulis : Kalau aku mati, kuburlah aku di bawah pohon rindang....dan seterusnya. Surat wasiat ditujukan kepada keluarga. Surat wasiat tanggal 16 September 1964, yang ditulis di Bogor, juga menulis pesan serupa.