Kisah Kekalahan Pasukan Majapahit, Berawal dari Ranggalawe Tikam Kuda Nambi

Avirista Midaada
Ilustrasi Kerajaan Majapahit. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Sungai Tambak Beras menjadi saksi pertempuran antara Ranggalawe dan Kerajaan Majapahit. Sungai yang berada di Kabupaten Jombang ini menjadi saksi kekalahan pasukan Kerajaan Majapahit yang dipimpin Nambi. 

Pertempuran ini diawali dengan pemberian kedudukan oleh Raden Wijaya atau Dyah Wijaya dari Kerajaan Majapahit dengan Ranggalawe dari Tuban. Hal ini dikisahkan dalam buku "Hitam Putih Kekuasaan Raja - Raja Jawa Intrik, Konspirasi Perebutan Harta, Tahta, dan Wanita", tulisan Sri Wintala Achmad. 

Kala itu konon Ranggalawe menilai Raden Wijaya yang memimpin Kerajaan Majapahit pada 1309 - 1293 Masehi bersifat tidak adil dan tidak bijaksana. Pada pandangan Ranggalawe, seharusnya Lembu Sora yang memangku jabatan Patih bukan Nambi. Mengingat pengabdian Lembut Sora kepada Dyah Wijaya, lebih besar daripada Nambi. 

Kendati telah disampaikan kritikannya kepada Dyah Wijaya, sang raja yang bergelar Kertarajasa Jayawardhana ini tetap keukeuh pada keputusannya. Ranggalawe pun pulang ke Tuban dengan perasaan kecewa.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arkeolog Temukan Situs Majapahit di Bawah Jalan Desa Mojokerto, Begini Wujudnya

57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Sengketa Tanah di Masa Majapahit, Ketika Pejabat Istana Kalah Gugatan Lawan Rakyat

57 tahun lalu

Momen Majapahit Dibumihanguskan, Pergolakan Internal Akhiri Kejayaan Kerajaan Besar Nusantara

57 tahun lalu

Perang Bubat: Pertentangan Hayam Wuruk dan Gajah Mada yang Berujung Tragedi Berdarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal