Kisah Kebo Ijo, Gagal Tumbangkan Tunggul Ametung gegara Tak Pandai Atur Strategi

Avirista Midaada
Peninggalan Kerajaan Tumapel di Singosari, Malang. (istimewa).

Ketika kekusaan Tunggul Ametung di ujung tanduk karena gerakan politik Arok itu, Kebo Ijo juga mulai melancarkan gerakannya untuk merebut takhta Tumapel. Dalam gerakannya ini, Kebo Ijo menjalin konspirasi dengan Mpu Gandring, seorang ahli pembuat senjata. 

Namun di akhir gerakannya, Kebo Ijo justru berseteru dengan Gandring. Selain Mpu Gandring, orang yang juga satu blok dengan Kebo Ijo yakni pendeta Balakangka, pendeta yang ditugaskan di Tumapel. Rupanya Kebo Ijo, Mpu Gandring, dan Balakangka menyusun rencana untuk menumbangkan Tunggul Ametung sekaligus menghabisi Arok. 

Namun pada akhirnya, gerakan mereka ini gagal sehingga Gandring pun terbunuh. Sementara Kebo Ijo dan Balakangka kelak menjadi seorang narapidana yang mengakhiri hidupnya di pengadilan karena terbukti melakukan kejahatan. 

Kebo Ijo terbukti sebagai pembunuh Tunggul Ametung. Sementara Balakangka terbukti menghasut Tunggul Ametung untuk menindas dan merampas rakyat.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Detik-Detik Pasukan Ken Arok Mengepung Tumapel, Tunggul Ametung di Ujung Kekuasaan

57 tahun lalu

Politik Balas Budi Ken Arok usai Hancurkan Kerajaan Kediri

57 tahun lalu

Cerita Berdarah Pergantian Nama Kerajaaan Tumapel Menjadi Singasari, Cikal Bakal Malang

57 tahun lalu

Jejak Ken Arok Pendiri Kerajaan Singasari, dari Bayi yang Dibuang hingga Jadi Raja Besar

57 tahun lalu

Asal Usul Nama Ken Arok Raja Pertama Kerajaan Singasari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal