Kapten Tack sempat disodok tombak, namun tidak terluka dan malah balik menyerang Untung Surapati. Surapati saat itu mendekati Tack dan menghantamnya bertubi-tubi, namun tak dirasakan oleh sosok yang dikenal sakti dan kebal senjata tajam itu.
Keris Untung Surapati yang sebelumnya berhasil menewaskan Kapten Brikman sampai patah ujungnya. Sesudah melempar kerisnya, Untung Surapati mengganti dengan keris lain untuk ditikam ke dada Kapten Tack.
Namun lagi-lagi gagal. Sang kapten masih tetap berdiri tegak di hadapan Untung Surapati.
Kapten Tack yang merasa terdesak akhirnya mendapat bantuan 12 opsir VOC. Mereka balik melawan Untung Surapati yang membuatnya mundur dari medan laga untuk beristirahat ke Pagongan.
Saat beristirahat inilah Untung Surapati diperintahkan penguasa Mataram Sultan Amangkurat II untuk menghadap. Dia sempat memohon ampun kepada sang raja.