Sebagai seorang ibu, mendengar kabar baik itu membuatnya ingin sekali merangkul dan memeluk anaknya dengan erat dan penuh kasih sayang. Karena tak bisa saling bersua, mereka hanya bisa merayakan kelulusan itu dalam jarak.
"Anak saya mondok di Surabaya. Saya hanya bisa berkomunikasi seminggu sekali lewat ibu gurunya di sana. Bisa ketemunya ya lewat video call atau pas ada jadwal besuk. Dia baru pulang itu pas libur, biasanya enam bulan sekali," ucapnya.
Ketika anaknya pulang ke rumah nanti, dia ingin menyambutnya dengan pelukan hangat dan memasakkan masakakan favorit anaknya. Bahkan, menyanggupi untuk memenuhi apa pun permintaan anaknya sesuai kebutuhan.
"Saya kan tanya, kamu mau apa kalau lulus nanti. Vivi bilang kalau dia hanya butuh didoakan semoga dipermudkahkan ke depan. Saya rencananya mau belikan sepeda motor untuk kebutuhan ke pondok dan kuliah," katanya.
Apa kiat bisa lolos SNBP 2024 dengan usia termuda? Vivi menceritakan yang dilakukannya sejak SMP ialah tekun belajar sebagaimana apa yang dianjurkan orang tua dan guru-gurunya. Dia selalu memanfaatkan waktu dengan belajar maksimal.