Kisah Dewi Kili Suci, Putri Raja Airlangga yang Tolak Tahta dan Pilih Jadi Petapa

Avirista Midaada
Dewi Kili Suci, putri Raja Airlangga menolak menggantikan posisi ayahnya sebagai raja dan memilih hidup sebagai petapa. (Patung Dewi Kili Suci/YouTube)

Pada masa pemerintahan Airlangga dan raja-raja sebelumnya, jabatan tertinggi sesudah raja adalah rakryan mahamantri. Jabatan ini identik dengan putra mahkota, sehingga pada umumnya dijabat oleh putra atau menantu raja.

Dari prasasti - prasasti yang dikeluarkan Airlangga sejak 1021 sampai 1035, yang menjabat sebagai raja rakryan mahamantri adalah Sanggramawijaya Tunggadewi. Sedangkan pada Prasasti Pucangan 1041, muncul nama baru yaitu Samarawijaya, sebagai rakryan mahamantri. 

Tetapi ada kesamaan bahwa Sanggramawijaya Tunggadewi identik dengan putri sulung Airlangga dalam serat Calon Arang, yang mengisahkan pengunduran diri Dewi Kili Suci menjadi petapa.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jejak Airlangga, Sang Raja Besar Jawa di Kerajaan Kahuripan dan Kediri

57 tahun lalu

Misteri Hayam Wuruk Naik Tahta: Raja Majapahit Termuda Lahir saat Letusan Gunung Kelud!

57 tahun lalu

5 Gunung yang Dianggap Suci di Jatim, Acuan Kerajaan Masa Lampau Dirikan Istana

57 tahun lalu

Kisah Gajah Mada dan Kelahiran Hayam Wuruk, Ditandai Gempa Bumi dan Erupsi Gunung Kelud

57 tahun lalu

Raja Airlangga, Pendiri Kerajaan Kahuripan di Lereng Gunung Lawu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal