Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Magnitudo 3,5 Guncang Konawe Utara, Getaran Dirasakan Cukup Kuat
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Gajah Mada dan Kelahiran Hayam Wuruk, Ditandai Gempa Bumi dan Erupsi Gunung Kelud

Selasa, 18 Juni 2024 - 06:21:00 WIB
Kisah Gajah Mada dan Kelahiran Hayam Wuruk, Ditandai Gempa Bumi dan Erupsi Gunung Kelud
Raja Majapahit Hayam Wuruk. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Hayam Wuruk menjadi raja termasyhur Kerajaan Majapahit yang memerintah tahun 1350-1389. Dia bergelar Maharaja Sri Rājasanagara yang membawa Majapahit mencapai puncak kejayaannya.

Hayam Wuruk lahir tahun 1334 dan menurut kitab Kakawin Nagarakretagama (Desawarnana) peristiwa kelahirannya ditandai dengan gempa bumi di 'Pabanyu Pindah' dan letusan Gunung Kelud. Pada tahun itu pula Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa.

Gempa bumi di masa Kerajaan Majapahit selalu dikaitkan dengan pertanda suatu peristiwa besar. Di naskah kuno yang digubah Mpu Prapanca yakni Pararaton dan Nagarakretagama menggambarkan bagaimana gempa bumi memang beberapa kali mengguncang Kerajaan Majapahit.

Peristiwa ini tergambar pada buku Prof Slamet Muljana "Pemugaran Persada Sejarah Leluhur Majapahit" yang terjadi usai Perang Sadeng. Kala itu sehabis Perang Sadeng, Aria Tadah sang patih amangkubhumi merasa dia kurang tepat untuk mengemban tugas.

Kemudian Aria Tadah meminta untuk dibebastugaskan alias mengundurkan diri dari jabatannya. Sebagai gantinya Aria Tadah meminta Raja Tribhuwana Tunggadewi mengangkat Gajah Mada yang telah punya pengalaman sebagai patih Daha, wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit selama 3 tahun. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut