"Ini yang kami serahkan ada sembako, masker, hand sanitizer, disinfektan dan sejumlah alat medis lain. Kami distribusikan pertama untuk warga di Raas, lalu empat jam berikutnya dilanjutkan distribusi ke Kangean. Minggu depan insya Allah akan dilanjutkan ke Sapeken," kata Khofifah.
Menurutnya, melalui bantuan ini diharapkan bisa mengurangi beban warga masyarakat di Kepulauan Madura terhadap wabah corona yang penyebarannya tak mengenal desa, kota hingga kepulauan.
Selain itu, Khofifah juga menekankan ada bantuan alat rapid test dan paket APD bagi tenaga medis. Rapid test ini diharapkan bisa menjadi alat screening bagi warga pendatang yang masuk di area kepulauan baik di Raas, Kangean maupun Sapeken.
"Total ada 240 unit, lengkap ada hazmat-nya juga. Nanti tenaga medis bisa tes cepat Covid-19 kepada warga pendatang. Baik dari Bali, Yogja, juga daerah pandemi lain untuk mencegah penyebaran virus di kepulauan," ucapnya.
Terkait penyerahan bantuan ke wilayah kepulauan ini, secara khusus Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Jawa Timur, Pangdam V Brawijaya dan juga Pangkoarmada II yang telah bergotong-royong mengerahkan armada untuk menyalurkan bantuan sembako dan alat medis ke masyarakat di kawasan Kepulauan Sumenep.
"Ini merupakan bentuk kegotong-royongan bersama dari seluruh elemen di Jawa Timur. Semoga pandemi Covid-19 ini bisa segera berlalu," kata Khofifah.
Dalam penyerahan bantuan tersebut, Khofifah turut didampingi jajaran Forkopimda Jatim, yaitu Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Pandam V Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansyah serta Pangko Armada II Laksamana Muda Heru Kusmanto, Ketua DPRD Jatim Kusnadi serta rombongan lainnya.