SURABAYA, iNews.id - Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa tetap akan memberikan izin terhadap pementasan drama kolosal "Surabaya Membara" tahun depan, namun dengan pengamanan yang lebih diperketat.
"Viaduk rel kereta api itu memang bukan tempat untuk menonton pertunjukan," katanya sembari menunjuk ke arah viaduk rel kereta api di Jalan Pahlawan Surabaya, usai menyaksikan drama kolosal "Surabaya Membara", Jumat (9/11/2018) malam.
Tiga penonton yang pada malam itu hendak menyaksikan pertunjukan dari atas viaduk rel kereta api di Jalan Pahlawan Surabaya meninggal dunia, setelah tiba-tiba kereta api melintas, hanya sesaat menjelang pertunjukan berlangsung.
Enam korban lainnya mengalami luka-luka setelah memilih menghindari kereta api dengan melompat dari viaduk setinggi enam meter tersebut. Khofifah langsung memimpin doa di akhir pertunjukan yang ditujukan terhadap para korban penonton yang meninggal dunia.
"Mudah-mudahan khusnul khatimah, segala amalnya diterima dan dosa-dosanya diampuni," katanya, sembari membaca "Alfatehah", diikuti ribuan penonton lainnya.