Kewalahan, Petugas Pemakaman Covid-19 di Malang Terpaksa Tidur di Kuburan 

Avirista Midaada
Para petuga pemakaman Covid-19 di Kota Malang bekerja hingga larut malam. (Foto: Okezone/Avirista Midaada).

Karenannya, begitu ada lonjakan kasus kematian Covid-19, banyak anggotanya yang kelelahan. Apalagi, personel pemakaman jenazah Covid-19 Kota Malang ini juga harus menyelesaikan tugasnya hari itu juga. 

"Jadi sistem kerja kita sekarang pulangnya sampai pagi, berapa yang meninggal di hari ini meninggalnya di bawah jam 6 sore harus kita tuntaskan, berapa pun. Tapi kalau lebih dari itu ya terpaksa, ditunda besoknya. Meninggal jam 8,jam 9 (malam) kita pakai besoknya," katanya. 

Atas intensitas yang tinggi ini, tak jarang dikatakan dia dan timnya terpaksa tidur di makam, sambil menunggu kedatangan jenazah. "Sering tertidur, kalau menunggu (jenazahnya) lama itu istirahatnya di makam. Kalau kamar mayat nggak, karena tugasnya di makam kita," beber dia. 

Dirinya juga berujar untuk menyiapkan amunisi tambahan bagi tubuh kerap kali meminum ramuan jamu tradisional. Hal ini juga yang kerap kali dilakukan beberapa teman di tim pemakaman jenazah Covid-19. Jamu tradisional sepertinya beras kencur, menjadi alternatif menjaga daya tahan tubuh agar tetap sehat di tengah peningkatan pemakaman jenazah dengan protokol kesehatan Covid-19. 

"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk mematuhi prokes) protokol kesehatan, saya pakai jamu tradisional, ya beras kencur itu saja, madu mungkin untuk jaga kesehatan," ucapnya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran 84.000 Batang Rokok Ilegal, 1 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Tilap Barang Rp7 Miliar, 5 Karyawan Nekat Bakar Gudang Pabrik Rokok di Malang

57 tahun lalu

Gudang Bahan Baku Rokok di Malang Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

57 tahun lalu

Yai Mim Tersangka Pencemaran Nama Baik Meninggal Dunia di Polresta Malang

57 tahun lalu

5 Fakta Wanita di Malang Dinikahi Pria Jadi-Jadian, Nomor 3 Bikin Syok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal