Ketum PBNU: Tak Ada Capres atau Cawapres Atas Nama NU di Pilpres 2024

Rahmat Ilyasan
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. (Foto: iNews.id/Rahmat Ilyasan).

Bahkan, saat ini, kelompok radikal tersebut sudah memiliki sosok yang dijagokan dalam Pilpres 2024 mendatang. Hal itu kata dia akan menjadi ancaman serius. 

"(Mereka) mencari semacam alat untuk menjadikan kekuatan politik mereka, manifes di dalam pertarungan, dan ini bisa menjadi ancaman yang sangat bahaya," tuturnya. 

Karena itu, pihaknya tengah memetakan beberapa kelompok yang berpotensi untuk mengurai khittah NU sebagai organisasi kebangsaan. Dia juga berharap agar para elite politik untuk berpikir tentang keselamatan masyarakat. 

"Kami mohon, agar elite politik membangun game desain, rancangan permainan yang tidak berbahaya bagi masyarakat," tuturnya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Napak Tilas Restu Pendirian NU, Gus Yahya Lepas Longmars dari Bangkalan ke Jombang

57 tahun lalu

Hadiri Silaturahim Kiai Sepuh di Lirboyo, Gus Yahya Tegaskan Komitmen Islah PBNU

57 tahun lalu

Rais Aam Pimpin Pleno PBNU Bahas Pj Ketum, Gus Yahya: NU Itu Milik Allah

57 tahun lalu

Polemik PBNU, Pertemuan Kiai Sepuh dengan Gus Yahya dan Rais Aam Digelar Tertutup di Jombang

57 tahun lalu

Kader Muda NU Serukan PBNU Kembali ke AD/ART dan Hormati Islah Para Kiai Sepuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal