Ketum PBNU: Tak Ada Capres atau Cawapres Atas Nama NU di Pilpres 2024

Rahmat Ilyasan
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. (Foto: iNews.id/Rahmat Ilyasan).

SURABAYA, iNews.id - Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan, NU tidak merekomendasikan calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024 mendatang. Kalaupun ada calon dari NU, yang bersangkutan maju atas nama pribadinya sendiri. 

Pernyataan itu disampaikan Gus Yahya saat menggelar pertemuan dengan para rektor, media dan tokoh lintas agama di Surabaya, Rabu (11/1/2023). Gus Yahya menegaskan, PBNU akan mengembalikan posisi NU di tengah dalam konstelasi politik, sehingga NU tidak menjadi pihak yang berkompetisi. 

"Pokoknya saya selalu tegaskan tidak ada calon presiden, atau wakil presiden atas nama NU, tidak ada," katanya. 

Gus Yahya menyampaikan, saat ini Indonesia dibayangi ancaman polarisasi. Dia menyebut, ada kecenderungan kelompok radikal dengan ideologinya hendak mengganggu integritas nasional dengan memanfaatkan Pilpres 2024 untuk konsolidasi.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Napak Tilas Restu Pendirian NU, Gus Yahya Lepas Longmars dari Bangkalan ke Jombang

57 tahun lalu

Hadiri Silaturahim Kiai Sepuh di Lirboyo, Gus Yahya Tegaskan Komitmen Islah PBNU

57 tahun lalu

Rais Aam Pimpin Pleno PBNU Bahas Pj Ketum, Gus Yahya: NU Itu Milik Allah

57 tahun lalu

Polemik PBNU, Pertemuan Kiai Sepuh dengan Gus Yahya dan Rais Aam Digelar Tertutup di Jombang

57 tahun lalu

Kader Muda NU Serukan PBNU Kembali ke AD/ART dan Hormati Islah Para Kiai Sepuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal