Keluarga Korban Pencabulan Pendeta Hanny Layantara Minta Terdakwa Dihukum Berat

Lukman Hakim
Oknum pendeta cabul Hanny Layantara asal Surabaya saat digelandang ke Gedung Ditreskrimum Polda Jatim. (Foto: Dok iNews.id)

SURABAYA, iNews.id - Keluarga korban pencabulan oknum pendeta di Surabaya, Hanny Layantara, berharap terdakwa yang saat ini masih menjalani sidang dihukum seberat-beratnya. Sebab, perbuatan terdakwa telah berulang-ulang dan korban diduga sudah banyak.

"Kami ingin pelaku dihukum seberat-beratnya, bahkan kalau bisa dihukum kebiri. Sebab, perbuatan cabul yang dilakukan pendeta ini berulang-ulang. Korbannya juga banyak. Ini merupakan kejahatan yang luar biasa," kata juru bicara keluarga korban, Bethania Thenu, Selasa (7/7/2020).

Bethania mengatakan, tidak menutup kemungkinan korban-korban lain yang pernah dicabuli oknum pendeta itu juga akan melapor ke pihak kepolisian. Namun, untuk saat ini langkah tersebut bisa bisa dilakukan karena banyak yang mengalami efek trauma. Tentu tidak mudah untuk membuka luka lama.

"Mungkin nanti, kalau perkara ini sudah tuntas dan di persidangan terdakwa dinyatakan bersalah, korban-korban lain akan melapor. Untuk saat ini belum," katanya.

Saat ini, persidangan Hanny Layantara masih berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Oknum pendeta itu didakwa melanggar Pasal 82 Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan atau Pasal 264 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 9 tahun penjara.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bos Penerbit Musik Divonis 1 Tahun 11 Bulan Penjara Kasus Kekerasan Seksual

57 tahun lalu

Viral Polisi Diadang Warga saat Tangkap Lansia Terduga Pencabulan Anak di Sampang

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal