Kebo-keboan,Tradisi Khas Banyuwangi yang Membuat Warganya Menjelma Menjadi Kerbau

Inas Rifqia Lainufar
Kebo-keboan, tradisi khas banyuwangi yang masih terjaga hingga kini (Foto: Pemkot Banyuwangi)

Tujuan Kebo-keboan

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa pelaksanaan Kebo-keboan awalnya digunakan sebagai sarana bersih-bersih desa dari wabah penyakit. 

Lalu seiring dengan berjalannya waktu, tradisi ini juga menjadi ungkapan rasa syukur pada Sang Pencipta atas limpahan nikmat yang telah diterima. 

Selain itu, warga Desa Alasmalang juga menggunakan tradisi tersebut sebagai perwujudan doa agar proses tanam berjalan dengan baik dan hasil panen melimpah. Terlebih, kerbau dianggap sebagai ‘rekan’ petani dalam membajak sawah.

Pelaksanaan Kebo-keboan

Kebo-keboan biasa dilaksanakan pada bulan Suro dalam kalender Jawa. Upacara ini diawali dengan syukuran dan makan nasi tumpeng bersama di jalanan desa.

Selanjutnya, dipilih 30 orang untuk memerankan kerbau jadi-jadian. Tubuh orang tersebut akan diolesi dengan cairan oli dan arang agar terlihat hitam pekat.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dihantam Gelombang 4 Meter, Kapal Nelayan asal Banyuwangi Patah jadi 2 di Sumba Barat Daya

57 tahun lalu

3 Tempat Wisata di Banyuwangi yang Sedang Hits, TikTokers dan Traveler Wajib Coba 

57 tahun lalu

3 Jalur alternatif Banyuwangi- Bondowoso Rekomendasi Baru, Hemat Waktu dan Bikin Liburan Makin Seru!

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Surabaya Banyuwangi Ini Tawarkan Pemandangan Keren Sepanjang Jalan!

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Bandung-Surabaya yang Lebih Sepi, Hemat Waktu dan Cocok untuk Perjalanan Jarak Jauh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal