Adhy menekankan upaya pemberantasan DBD tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat. Untuk itu, dia berharap besar agar sosialisasi tenaga kesehatan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) bisa lebih digaungkan.
"Bisa juga berkolaborasi dengan RT/RW, TP PKK hingga Karang Taruna untuk menggalakkan Gerakan PSN hingga ke rumah-rumah," ucapnya.
Adhy juga berpesan jika ada anggota keluarga yang mengalami demam tinggi mendadak secara terus menerus dan berlangsung 2-7 hari segera periksakan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
"Segera periksakan anggota keluarga yang memiliki gejala DBD. Semakin cepat pertolongan akan semakin baik," ujarnya.