Menurutnya, langkah itu dilakukan karena suplai tabung oksigen baru ke tempatnya kini kian terbatas. Bahkan dirinya mengaku tak mendapat suplai dari PT Samator Gas selaku pabrik penyuplai oksigen.
"Kami hanya melayani pelanggan yang sudah punya tabung. Stoknya sudah susah sejak minggu lalu, kalau ada pengirimannya telat-telat, hari ini saja tidak dikirim sama pabrik. Makanya kami siasati supaya ada pemerataan. Kasihan pelanggan saya yang benar-benar butuh," katanya.
Dia mengatakan, akibat lonjakan permintaan oksigen, harga tabung oksigen baru dengan isinya juga melonjak. Tabung berukuran 7 meter kubik yang sebelumnya Rp550.000 kini menjadi Rp750.000 per tabung baru dengan oksigennya.
"Rata-rata masyarakat itu bawa tabung yang 1 meter kubik, itu harganya naik Rp10.000, jadi Rp65.000, dulunya Rp55.000. Kalau yang pengisian oksigen tabung 7 meter kubik itu Rp100.000 sekarang, dulu Rp80.000," katanya.
Lonjakan permintaan ini terjadi akibat melonjaknya jumlah pasien Covid-19 di Malang Raya. Beberapa pelanggan mengaku anggota keluarganya terpaksa menggunakan tabung oksigen akibat terpapar Covid-19.