“Displin adalah vaksin dan obat virus corona,” kata Fadil, Sabtu (16/5/2020).
Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 yang baru sepekan menjabat ini menuturkan, seluruh jajaran Polda Jatim akan menggelorakan agar semua warga Jatim displin menaati kebijakan dan imbauan yang disampaikan pemerintah. Langkah ini penting untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Disiplin itu meliputi tetap tinggal di rumah (stay at home) saat Pembatasan Sosial Berskala Besar, tidak mudik, selalu menggunakan masker saat keluar rumah dan rajin mencuci tangan dengan sabun akan efektif. Jika hal-hal ini disiplin dilakukan diyakini akan memutus rantai penyebaran dan penularan virus Covid-19.
Fadil menuturkan, upaya tersebut telah disusun lewat program Kampung Tangguh Berbasis POP (Problem Oriented Policing). Upaya ini merupakan edukasi yang diawali dengan sosialisasi untuk membangun pemahaman dan komitmen sehingga ada partisipasi atas dasar kesadaran bersama.
“Ayo kerja bersama untuk menjaga Jawa Timur supaya aman dan bebas corona,” ujar jenderal bintang dua yang pernah menjabat Dirtipid Siber Bareskrim Polri ini.
Fadil memastikan seluruh jajarannya bekerja keras untuk memaksimalkan dukungan agar upaya memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19 lebih efektif.