SURABAYA, iNews.id – Jumlah pekerja penerima subsidi Rp600.000 dari pemerintah pusat melebihi target. Berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur (Jatim), jumlah pekerja yang terdata mencapai 1,520 juta orang. Padahal, tergetnya hanya 1,5 juta orang.
“Target kita 1,5 juta pekerja. Tapi ini sudah 1,520 juta. Artinya melebihi target. Tapi kami akan terus melakukan pendataan,” kata Kepala Disnakertrans Provinsi Jatim Himawan Estu Bagijo, Senin (17/8/2020).
Himawan mengatakan, pemerintah daerah, punya waktu hingga akhir Agustus untuk menyerahkan data ke pemerintah pusat. Dia optimistis semua data yang disetorkan terakomodasi. “Tidak ada kuota. Sepanjang kita bisa masukkan, semua pekerja kita yang ikut BPJS Ketenagakerjaan bisa dimasukkan,” katanya.
Hitungan Himawan, bila yang terdata sebanyak 1,5 juta pekerja, maka subsidi gaji yang turun ke Jatim totalnya Rp 3,6 triliun. Dia yakin dengan dana sebanyak itu mampu mendongkrak perekonomian di Jatim.
“Harapan kami, subsidi itu bisa dibelanjakan langsung, khususnya untuk mencukupi kebutuhan mereka," katanya.