Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim jumlahnya 8.472 orang, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 26.329 orang dan orang tanpa gejala (OTG) mencapai 24.359 orang.
Lalu, pasien yang sembuh dari Covid-19 di Jatim sebanyak 2.384 orang atau 28,76 persen, dan yang meninggal dunia mencapai 638 orang atau 7,92 persen.
Wakil Presiden RI 2004-2009 serta 2014-2019 tersebut berharap pemimpin daerah se-Jatim tak berhenti mengingatkan warganya untuk menjalankan dan patuh terhadap protokol kesehatan. Warga harus menjaga jarak sosial dan fisik, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, dan memakai masker.
“Peran masyarakat juga sangat dibutuhkan. Mari cegah COVID-19 ini demi kepentingan bersama,” ucap JK didampingi Ketua PMI Jatim Imam Utomo yang juga mantan gubernur Jatim.
Untuk menghadapi kasus virus corona, lebih baik mencegah daripada mengobati. Pencegahan dilakukan dengan cara menghindari dan melawan. “Cara menghindari dengan diam di rumah dan bekerja dari rumah. Sedangkan melawan caranya dengan menyemprot disinfektan atau sterilisasi di mana pun karena lawannya tidak kelihatan,” kata JK.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berterima kasih atas kehadiran JK. Dia mengapresiasi dukungan yang diberikan PMI Pusat untuk membantu penanganan Covid-19 di wilayah setempat.
“Berdasarkan hasil evaluasi PSBB lalu, memang Jatim ini masyarakatnya masih banyak yang tidak menggunakan masker. Kami harap dan minta sekali lagi, pakai masker dan patuhi protokol kesehatan,” tuturnya.