"Tidak ada setahu saya waktu itu. Ya baru tahun kemarin itu setelah muncul kabar Semaoen itu lahir di Curahmalang baru kami mengetahui. Tapi kalau data apapun tentang keluarga Semaoen di arsip desa tidak ada," ucap Kholil sembari menunjukan beberapa data kependudukan di Desa Curahmalang.
Kendati tak menemukan jejak keberadaan Semaoen di Curahmalang, Kholil meyakini Ketua Umum pertama PKI itu memang lahir dan besar di desa tersebut. Keyakinannya merujuk pada kabar yang menyebutkan, orang tua Semaoen merupakan pekerja di jawatan kereta api dan Curahmalang salah satu stasiun terbesar di Jombang zaman dahulu.
"Mungkin memang benar dia lahir di sini. Karena bapaknya pekerja di stasiun. Di dekat stasiun itu dulu ada perumahan pegawai tapi sudah dibongkar, mungkin juga tinggal di sana," kata Kholil.