Jadi Tersangka Kasus Jual Beli Jabatan di Probolinggo, Ini Peran Hasan Aminudin  

Putranegara Batubara
Tersangka dugaan korupsi jual beli jabatan di Probolinggo, Hasan Aminudin (kanan) bersama bupati yang juga istrinya, Puput Tantriana Sari. (antara).

SURABAYA, iNews.id - Wakil Ketua Komisi IV DPR Fraksi Nasdem, Hasan Aminudin punya peran sentral dalam kasus dugaan korupsi jual beli jabatan kepala desa di Kabupaten Probolinggo. Suami Puput Tantriana Sari ini menjadi penentu lolos tidaknya calon kepala desa yang diusulkan. 

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengatakan, pada kasus ini, Hasan Aminudin menerima daftar nama calon kepala desa yang diusulkan oleh camat. Setelah itu, dia memberikan paraf sebagai penanda calon kepala desa yang diloloskan. 

"Sebagai proses seleksi, tersangka HA (Hasan Aminudin) menuliskan paraf sebagai tanda bukti persetujuan (calon kepala desa yang lolos) mewakili Bupati Probolinggo," katanya, Selasa (31/8/2021). 

Padahal, Hasan Aminudin bukan lagi bupati Probolinggo dan tidak punya wewenang apa pun terhadap proses seleksi kepala desa. 

Ironisnya, proses seleksi untuk calon kepala desa tersebut juga tidak gratis. Sebagaimana hasil pemeriksaan, tiap-tiap calon kepala desa menyetorkan uang Rp20 juta untuk proses seleksi. Nominal tersebut belum termasuk upeti sebesar Rp5 juta. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bendum Partai Perindo Michael Sianipar Kunjungi Bupati Probolinggo, Bahas Potensi Wisata Daerah

57 tahun lalu

Dilantik Khofifah, Timbul Prihanjoko Jadi Bupati Probolinggo Tersingkat Hanya 18 Hari

57 tahun lalu

Hakim Minta Bupati Bangkalan Ra Latif Kembalikan Rp9,7 Miliar, Pengacara: Itu Kan Uang Pribadi 

57 tahun lalu

Bupati Bangkalan Non Aktif Latif Imron Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Jual Beli Jabatan

57 tahun lalu

KPK Jebloskan Mantan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo ke Lapas Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal