Kusnan menambahkan, selain suplemen dan vitamin, pihaknya juga mengirim sejumlah buah yang bermanfaat bagi otak. "Seperti buah apel dan jeruk yang kami kirimkan ini, berdasarkan banyak referensi, mengandung zat yang dapat membantu melindungi sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain baik untuk otak, buah-buahan ini juga kaya antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh," katanya.
Dengan suplemen, vitamin, dan buah-buahan tersebut, Kusnan berharap bisa membantu Andi Arief untuk mempertahankan kesehatan otaknya agar tetap jernih dalam menganalisis permasalahan.
"Jangan kemudian karena nafsu politik, Andi Arief ikut memberi jalan bagi tersebarnya hoaks dan kebohongan politik yang sangat melecehkan kecerdasan publik. Kami berharap kesehatan otak Andi Arief tetap terjaga setelah mengonsumsi isi paket ini," ujarnya.
Kusnan mengatakan, paket tersebut sengaja dikirim lewat PT Pos Indonesia sebagai wujud dukungan ke BUMN di tengah ketatnya persaingan industri jasa pengiriman nasional. "Juga karena Andi Arief adalah komisaris PT Pos di era Presiden SBY. Mungkin Andi Arief sudah terlalu nyaman waktu itu sehingga tidak terus belajar agar kecerdasan otaknya tetap terjaga," katanya.
Ketua Divisi Komunikasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengatakan, tulisan Andi Arief di laman Twitter itu justru mempertanyakan dan meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengecek kebenaran informasi tersebut supaya tidak terjadi fitnah.