"Hari ini kami tindak lanjuti aduan masyarakat terkait berita yang beredar di media sosial yakni keberadaan pocong di salah satu rumah warga," ujarnya, Senin (25/5/2026).
"Alhmadulillah ternyata berita itu tidak benar, itu hasil editan anak-anak kreatif namun salah jalan. Mereka sudah kami amankan untuk dimintai keterangan," katanya lagi.
Saat ini, ketiga remaja tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Jember. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dipastikan kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.
"Intinya warga tak perlu resah, bahwasanya postingan tersebut tidak benar," ucapnya.
Selain itu, masyarakat diminta tidak menyebarkan konten hoaks yang dapat memicu ketakutan dan mengganggu aktivitas warga sehari-hari.