“Ada ceceran darah, tapi alurnya bagaimana, kami belum tahu. Silet, untuk sidik jarinya masih kami kembangkan karena belum terlihat. Karena silet itu kan berlumuran darah. Jadi untuk mengambil sidik jari, kami agak kesusahan. Memang, harus kita perbesar dulu dari hasil foto, trus nanti diidentifikasi,” paparnya.
Sementara untuk mengungkap kasus ini, tim diterjunkan dari Ditreskrimum Polda Jatim dan Unit Reskrim Polres Malang. Polisi menargetkan dalam waktu dua hari, misteri penyebab tewasnya mantan wakapolda Sumut Kombes Pol Purn Agus Samad segera terungkap. “Kami sudah mengadakan analisa tambahan terhadap TKP. Dugaannya masih fifty-fifty. Kalau memang bisa besok atau nanti malam ya bisa,” kata Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Agung Yudha Wibowo.
Sebelumnya, warga di kawasan Bukit Dieng Permai, Kecamatan Sukun, Kota Malang, dihebohkan dengan penemuan mayat mantan wakapolda Sumut Kombes Pol Agus Samad di Blok MB Nomor 9. Saat ditemukan, kondisi kedua kakinya terikat, ada luka sayat di pergelangan tangan, dan ada bercak darah di ruang makan.