"Diadu kanan kiri. Ada yang merasa paling benar dan seterusnya. Akhirnya kita bertanya ini apa maunya?,” kata Moeldoko.
Begitu juga dengan ideologi Pancasila, kata Moeldoko saat ini juga mulai diganggu. Gangguan yang dilakukan untuk memunculkan keraguan terhadap apa yang selama ini diyakini.
Mantan Panglima TNI itu menyebut ada upaya besar yang sengaja hendak melemahkan bangsa ini. Sebab tidak ada negara besar tanpa memiliki ideologi yang kuat. "Saya yakin anak muda di depan ini tidak ragu-ragu dengan ideologi yang dimiliki. Untuk itu kalau ada yang menganggu ideologi Pancasila. Mari bersama-sama kita lawan. Itu baru jagoan," ujar Moeldoko diiringi sorak sorai massa.
Moeldoko menambahkan, bahwa dengan konsep gotong- royong yang tercetus dari pemikiran Bung Karno, tiga ancaman perang kebudayaan itu akan bisa diatasi. Kemudian juga ditambah dengan menerapkan semangat nasionalisme dan patrotisme.
Bagi Moeldoko, kontekstual nasionalisme saat ini adalah bersama-sama melawan kemiskinan dan kebodohan. "Bukan melawan sesama teman," katanya.