Gerebek Pabrik Pembuatan Bom Ikan, Polisi Amankan 11.750 Kg Bahan Peledak 

Ihya Ulumuddin
Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto (depan kiri) saat melihat tumpukan bahan baku bom ikan. (Foto: Humas Polda Jatim)

Agus mengatakan, bisnis pembuatan bom ikan dijalankan tersangka atas pesanan dari warga Makassar, Sulawesi Selatan. Untuk Potassium Chlorate, tersangka menjual kepada pemesan seharga Rp35.000/kg. Sedangkan untuk Sumbu Detonator dijual dengan harga Rp20.000/Pcs. 

"Bisnis ini sudah dijalankan tersangka selama 2 tahun, sejak 2018," katanya. 

Untuk merakit bom ikan tersebut, tersangka menggunakan botol air mineral yang diisi dengan Potasium Chlorate yang dicampur belerang dan arang. Sedangkan untuk pembakarannya, botol air mineral yang sudah diisi Potasium Chlorate diberi sumbu atau detonator untuk menghasilkan ledakan.

Sementara itu untuk mengelabui petugas, tersangka memalsukan surat jalan bahan peledak tersebut dengan Sodium Carbonat. Padahal isi dari karung tersebut Potasium Chlorate. "Tersangka ini pintar untuk kelabuhi petugas dia memalsukan surat jalan. Caranya, isi karung Sodium Carbonat itu diubah," katanya.  

Atas kasus ini, tersangka dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat No.12 Tahun 1951, tentang Bahan Peledak dan atau Pasal 122, Undang-Undang No.22 Tahun 2019, tentang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan. Selain itu Pasal 127 Ayat (1) Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009, tentang Narkotika Jo Pasal 55,56 KUHP Pidana.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Mobil Rombongan Pengantin di Tol Jombang-Mojokerto, 10 Penumpang Luka

57 tahun lalu

Ayah Tiri Perkosa 2 Anak Kembar Sekaligus di Surabaya, Salah Satu Korban Hamil

57 tahun lalu

Sindikat Penjualan OTP Ilegal Terungkap, Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum Provider

57 tahun lalu

Sindikat Penipuan Jual Beli Mobil Online Modus Segitiga Ditangkap, Raup Rp7 Miliar

57 tahun lalu

Polda Jatim Ungkap Modus Komplotan Pembobol Rumah, Lampu Teras Menyala Jadi Target Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal