Gempa Besar Ancam Jatim, Pakar Geofisika UB: Lempeng Malang Selatan Sudah Tua

Avirista Midaada
Sejumlah anggota TNI-Polri bergotong rotong membersihkan puing-puing bangunan rumah warga yang roboh akibat gempa bermagnitudo 6,1 di Malang, Jatim. (Foto: MNC Portal/Avirista Midaada)

"Ada juga sumber-sumber sesar aktif yang menyebabkan gempa bumi," kata Ma'muri dalam kegiatan diskusi daring yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Minggu sore. 

Dikatakan Ma'muri, penyebab gempa bumi ketiga di Jatim berasal dari luar subduksi lempeng. Dalam hal ini gempa bumi yang disebabkan letusan gunung berapi. Jatim memiliki banyak gunung berapi yang beberapa di antaranya seperti Semeru, Ijen, Bromo dan sebagainya. 

Selain subduksi lempeng, Jatim ternyata memiliki sesar darat yang cukup aktif. Sesar ini dapat menimbulkan gempa di daratan. Meski kekuatannya kecil dan berada di kedalaman dangkal, efek kerusakan gempa ini lebih besar dibandingkan gempa subduksi. 

"BMKG belum menemukan sesar aktif di Malang meski wilayah ini acap mengalami gempa. Ada banyak sesar yang belum teridentifikasi, karena sesar itu cukup banyak sehingga perlu kajian khusus untuk penandaan atau pemberian namanya," katanya. 

Namun untuk wilayah Jatim, BMKG menemukan tujuh sesar aktif dan enam segmen sesar Kendeng. Yakni, sesar naik Pati, sesar Kendeng (segmen Demak, Purwodadi, Cepu, Blumbang, Surabaya dan Waru) dan sesar Pasuruan. Kemudian sesar Probolinggo, sesar Wongsorejo, zona sesar RMKS (Rembang-Madura-Kangean-Sakala) dan sesar Bawean Fault. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Barat Daya, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,4 Guncang Pegunungan Bintang Papua

57 tahun lalu

Gempa Besar M6,5 Guncang Melonguane Sulut

57 tahun lalu

Jadi Pembicara TALKVO 2025, Wali Kota Kediri Tekankan Pentingnya Advokasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal