Gajah Dumbo KBS Diduga Mati karena Serangan Virus Herpes

Ihya Ulumuddin
Dumbo, anak gajah KBS saat baru lahir 2,5 tahun lalu. (Foto: iNews.id/Rahmat Ilyasan).

SURABAYA, iNews.id - Anak gajah Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang mati beberapa hari lalu diduga akibat virus herpes. Kesimpulan sementara itu didapat berdasarkan pemeriksaan bangkai gajah oleh tim dokter hewan serta Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK). 

Meski begitu, Tim KLHK masih terus melakukan penyelidikan untuk mencari sebab lain atas kematian anak gajah bernama Dumbo tersebut. "Ini masih kami selidiki karena kematian gajah dari diagnosa sementara karena adanya virus herpes pada gajah," kata Kepala Seksi Pengawetan Eksitu KLHK Desy Chandradewi saat meninjau kandang gajah di KBS, Rabu (20/12/2021).

Desy mengatakan pihaknya sengaja datang ke KBS untuk melihat langsung kondisi kandang dan lingkungan gajah. Pihaknya ingin mengecek kelayakan kandang hingga kesehatan lingkungannya. 

Desy mengatakan, virus herpes memang menular pada gajah-gajah muda, terutama di musim penghujan. Karena itu dia meminta kepada pengelola KBS untuk memperbaiki lingkungan. "Langkah selanjutnya memperbaiki lingkungan di KBS, termasuk interaksi pengunjung dengan gajah yang muda," katanya.

Dia juga meminta agar gajah-gajah muda di KBS untuk dikarantina dulu agar tidak berinteraksi dengan manusia. Sebab, berdasarkan studi umur, gajah tersebut rentan terkena virus. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Anak Gajah Mati di TN Tesso Nilo, Pemilik Lahan Sawit Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Anak Gajah Mati Kena Jerat di TN Tesso Nilo, Kapolda Riau Turun Tangan

57 tahun lalu

Anak Gajah Sumatera Lahir di TN Way Kambas, Populasi Bertambah di Tengah Ancaman Punah

57 tahun lalu

Anak Gajah di Taman Nasional Tesso Nilo Riau Mati, Diduga akibat Jeratan Pemburu

57 tahun lalu

Ribuan Ikan di Sungai Bengawan Solo Bojonegoro Mati, Diduga Tercemar Limbah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal