SURABAYA, iNews.id – Fakta baru terungkap dalam kasus penembakan tokoh masyarakat di Sampang, Madura. Eksekutor berinisial AR dijanjikan imbalan hingga Rp500 juta. Janji itu disampaikan tersangka W selaku otak penembakan berdarah tersebut.
Namun, dari total janji imbalan tersebut, pelaku W baru memberikan Rp50 juta sebagai biaya operasional. Sisanya baru akan diberikan setelah eksekusi.
Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto, mengatakan, uang yang dijanjikan sebagai imbalan tersebut merupakan uang pribadi tersangka W. "Pengakuan tersangka AR dijanjikan Rp500 juta. Ada Rp250 juta yang kami lakukan penyitaan," katanya di Surabaya, Kamis (11/1/2024).
Saat ini uang Rp250 juta telah dijadikan sebagai barang bukti, termasuk senjata api dan beberapa pakaian yang digunakan saat beraksi.
Terkait motif penembakan itu, Totok memastikan murni karena dendam. Sebab, pada tahun 2019 silam, anak buah tersangka W juga ditembak oleh korban Muarah.