Elpiji 12 Kg di Surabaya Kosong, Warga Mulai Berburu Gas 3 Kg

iNews TV
Sejumlah pangkalan elpiji di Kota Surabaya kehabisan stok elpiji 12 kg menyusul rencana kenaikan harga elpiji non subsidi. (Foto: iNews)

SURABAYA, iNews.id – Warga Kota Surabaya dipusingkan dengan kelangkaan elpiji 12 kg di sejumlah pangkalan. Kondisi itu sudah terjadi sejak dua pekan lalu menyusul rencana kenaikan harga elpiji non-subsidi 12 kilogram menjadi Rp228.000 per tabung.

Pantauan di salah satu pangkalan elpiji Jalan Bendul Merisi, Surabaya, Senin (20/4/2026), menunjukkan tumpukan tabung elpiji 12 kg yang kosong melompong. Tidak ada satu pun tabung berisi yang tersedia untuk melayani konsumen rumah tangga maupun pelaku usaha.

Pemilik pangkalan, Hana Tumini mengungkapkan, kekosongan ini sudah berlangsung selama 14 hari. Menurutnya, pasokan dari tingkat agen terhenti total tanpa alasan yang jelas. 

"Sudah dua minggu ini stok kosong. Di tingkat agen juga tidak ada barang, jadi tidak ada pengiriman sama sekali ke sini. Saya sudah coba hubungi pangkalan lain, ternyata hasilnya sama saja, semua kosong," ujar Hana. 

Kelangkaan ini memaksa sejumlah pelanggan setia elpiji 12 kilogram, terutama dari sektor rumah tangga, mulai beralih menggunakan elpiji subsidi 3 kilogram atau yang akrab disapa gas melon. Hal ini dilakukan agar dapur warga tetap bisa mengebul di tengah ketidakpastian stok gas nonsubsidi. 

Hana menambahkan, selama ini dirinya menjual elpiji 12 kilogram di harga Rp200.000 kepada konsumen. Terkait kabar kenaikan harga menjadi Rp228.000, ia mengaku belum mendapatkan sosialisasi atau informasi resmi dari pihak Pertamina maupun agen. 

"Kami belum terima informasi soal harga baru karena memang barangnya tidak ada yang dikirim," ujarnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil Jamin Harga Gas Elpiji Non-Subsidi Bisa Turun Lagi, asal...

57 tahun lalu

Licik! Pelaku Penyalahgunaan Elpiji dan BBM Subsidi di Purbalingga Ditangkap

57 tahun lalu

Kecelakaan di Bundaran Taman Pelangi Surabaya, Truk Penuh Muatan Terguling

57 tahun lalu

Kebakaran di Surabaya, Lansia Pemilik Toko Ditemukan Tewas dalam Kamar Mandi

57 tahun lalu

Terekam CCTV! ART Baru 1 Bulan Gasak Emas dan Uang Dolar Majikan di Surabaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal