Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan proses evakuasi dilakukan menggunakan metode slope rescue, yakni teknik penyelamatan di medan miring yang umum digunakan dalam operasi SAR pegunungan.
"Pendaki tersebut diposisikan dengan keadaan terlentang di flexible atau rolling stretcher, kemudian diamankan dengan sistem tali," ujar Nanang Sigit dikutip dari iNews Malang Raya, Jumat (5/6/2026).
Dalam proses tersebut, korban ditempatkan di atas tandu khusus kemudian ditarik secara bertahap menuju titik aman di atas tebing.
Menurut Nanang, metode tersebut dipilih karena dianggap paling aman bagi korban maupun petugas yang terlibat dalam operasi penyelamatan.
"Dari jurang, survivor dievakuasi naik dengan slope rescue menuju titik kumpul tim di atas. Kemudian dari atas akan ditandu untuk turun menuju ke posko," katanya.