"Mereka bertemu di tempat praktik dokter AND wilayah Mojosari," ujar dia.
Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Prof dr Soekandar Mojosari, dr Djalu Naskutub, membenarkan kalau terduga pelaku AND merupakan dokter PNS di rumah sakit tersebut.
Namun dia enggan memberikan penjelasan terkait dugaan kasus yang menjerat AND. Menurut dia, kasus ini di luar pelayanan rumah sakit, sehingga dia tidak tahu-menahu permasalahannya secara pasti.
"Mohon maaf untuk permasalahan di luar RS (rumah sakit) kami tidak tahu," katanya.