Di sana pelaku memukul kepala bagian belakang korban sebanyak tiga kali, sehingga Supriyanto langsung jatuh tidak sadarkan diri. Para guru dan karyawan sekolah langsung melarikan korban ke RSUD dr Soebandi Jember.
"Pelaku sempat kejang-kejang setelah memukul korban. Dia diketahui memiliki riwayat penyakit jantung," ujar Kusworo.
Dia menambahkan, korban dan pelaku kini masih menjalani perawatan di tempat berbeda. Korban dirawat karena menderita luka parah di kepala, sedangkan pelaku menjalani perawatan karena riwayat sakit jantungnya.
"Polisi sudah mengamankan pelaku dan menjaganya di puskesmas tempat dia dirawat," katanya.
Kasus penganiayaan ini tengah didalami petugas di lapangan. Menurutnya, anggota Polres Jember masih menyelidiki pemukulan tersebut, serta dugaan penggelapan dana BOS sekolah.