Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud-KEK Singhasari Kerja Sama Program Link and Match

Yuswantoro
Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto usai penandatangaan nota kesepahaman dengan Direktur Utama PT IGT David Santoso disaksikan Pjs Bupati Malang Sjaichul Ghulam. (Foto: SINDOnews/Yuswantoro)

KEK Singhasari tercatat sebagai KEK pertama di bidang pengembangan teknologi yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68/2019. Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk pembangunan Indonesia lima tahun ke depan, di antaranya prioritas pada pembangunan SDM.

Oleh sebab itu, KEK Singhasari pun telah siap untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan SDM, menjadi bagian dalam transformasi ekonomi, berperan aktif dalam memfasilitasi pendidikan vokasi yang berdampingan dan berorientasi pada DUDI, serta melengkapi generasi milenial Indonesia dengan emerging skills.

Dengan aktivitas ekosistem digital yang terintegrasi di KEK Singhasari, maka diharapkan menjadi katalis pertumbuhan perekonomian digital di Indonesia menyongsong "Indonesia Emas 2045" melalui pendekatan integrated digital ecosystem (ekosistem digital yang terintegrasi). Pengembangan ekonomi digital di KEK Singhasari sendiri merujuk pada empat pilar utama yang dikenalkan World Bank, yaitu regulasi, infrastruktur, edukasi, dan inovasi.

Karenanya, kerja sama antara Ditjen Pendidikan Vokasi dengan KEK Singhasari dipandang sebagai langkah awal dalam dukungan KEK Singhasari untuk turut mengawal dan berkontribusi aktif dalam program "link and match". Sehingga, selanjutnya dapat terjalin mitra-mitra industri yang lebih banyak lagi di bawah naungan KEK Singhasari bagi SMK dan satuan pendidikan vokasi yang ada di sekitarnya dalam mewujudkan program sembilan paket "link and match".

Dengan menjalin kesepahaman dan kerja sama dengan Kemendikbud, KEK Singhasari diharapkan menjadi mitra industri bagi satuan pendidikan vokasi yang berperan aktif dalam, penyelarasan kurikulum; peningkatan kompetensi sumber daya manusia; pengembangan materi pelatihan; fasilitasi pendidik dari DU/DI; pengembangan dan pemanfaatan sarana dan prasarana; fasilitasi sertifikasi kompetensi; fasilitasi riset terapan; fasilitasi rekrutmen lulusan; fasilitasi pemberian beasiswa.

Dengan ruang lingkup kesepahaman dan kerja sama di atas, KEK Singhasari diharapkan menjadi tempat "link and match secara massal" antara dunia pendidikan dan DUDI pertama di sektor teknologi informasi dan komunikasi.

Sebelumnya, KEK Singhasari juga telah menandatangani nota kesepahaman dan rencana kerja sama dengan Politeknik Negeri Malang, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, dan Yayasan Pendidikan Telkom.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bupati Taput JTP Dorong Medical Tourism, Amos Simanjuntak: Yakin Moncer bila KEK Toba Terwujud

57 tahun lalu

IPB University-Chuo Joho Institute Sepakati Kerja Sama Pendidikan Vokasi Inovatif

57 tahun lalu

Sejarah Masjid Menara Kudus, Warisan Cagar Budaya Islam Indonesia di Jawa Tengah

57 tahun lalu

Aksara Jawa Lengkap dengan Pasangan dan Contoh Penulisannya, Berikut Maknanya

57 tahun lalu

Prihatin 17 Anak di Tulugagung Kesulitan Masuk SMA, RPA Perindo Surati Kemendikbud

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal