Ditegur Menko Luhut Soal Data Covid-19, Begini Penjelasan Wali Kota dan Bupati Malang

Avirista Midaada
Menko Luhut Pandjaitan saat meninjau safe house yang menjadi tempat isoter di Kota Malang, Jumat (13/8/2021). 

KOTA MALANG, iNews.id - Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi (Marvest) Luhut Panjaitan menegur pemerintah daerah di Malang raya dan beberapa daerah di Indonesia terkait data penanganan Covid-19. Wali Kota MalangSutiaji dan Bupati MalangSanusi pun angkat suara terkait teguran tersebut.

Sutiaji mengakui penanganan Covid-19 di Kota Malang memang ada ketidaksinkronan. Dia telah melakukan koreksi dan menjelaskan ke Menko Marvest pada kedatangannya Jumat kemarin ke Malang. Menurutnya, ada beberapa data kesembuhan pasien Covid-19 yang seharusnya sudah masuk, justru belum terdeteksi.

Hal ini membuat data pasien Covid-19 aktif di Malang seolah begitu tinggi. Padahal yang terjadi, sebagian sudah dinyatakan sembuh. 

"Tadi sudah saya sampaikan, yang sehat, yang tingkat kesembuhan kita kan kan naik, yang di-update sana (Kemenkes) kan masih, kita belum masukkan. Semuanya kita harus perbarui data," kata Sutiaji, Sabtu (14/8/2021).

Soal penjelasan angka kematian yang diduga dimanipulasi, Sutiaji mengatakan, kasus kematian Covid-19 yang terjadi hari itu tidak bisa masuk ke data hari itu juga. Bahkan di Kota Malang, laporan kasus kematian Covid-19 yang terjadi hari ini baru bisa masuk pada lusa mendatang.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
6 bulan lalu

Perang Narkoba! Polresta Malang Ungkap 31 Kasus, Tangkap 36 Tersangka

6 bulan lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

7 bulan lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

7 bulan lalu

Jelang Tahun Baru, Kapolda Jatim Cek Pos Pengamanan-Pelayanan di Malang Raya

7 bulan lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal