Alasan lain, kubu Moeldoko juga bolak-balik membawa nama presiden dalam berbagai kesempatan. Malah mencoba membenturkan Presiden dengan Partai Demokrat yang sah, di bawah kepemimpinan AHY. “Padahal, Presiden Joko Widodo hubungannya sangat baik dengan Partai Demokrat,” katanya.
DPP Partai Demokrat yang sah, kata Herzaky, sama sekali tidak pernah menuding keterlibatan Presiden Jokowi dalam gerakan yang menimpa Demokrat pimpinan AHY. Herzaky bahkan mempersilakan kubu Moeldoko mengecek jejak digital untuk mengkrosceknya.
"Jadi, gerombolan Moeldokolah pelaku KLB Ilegal Sibolangit yang harus minta maaf ke rakyat dan Presiden Joko Widodo. Bukan malah kami yang diminta untuk minta maaf ke Presiden,” katanya.